ringkasan stabilo uas

Stabilitas : Kemampuan substansi obat untuk tetap sesuai spesifikasinya untuk mempertahankan identitas, kekuatan kualitas, kapasitas dan kemurniannya seperti pertama kali diproduksi.

 

Indikator kestabilan : penampilan, keregasan, waktu disolusi, assay, kekerasan, kelembaban, hasil degradasi dan status mikroba.

Perubahan bermakna :

Perubahan >= 5% dari kadar awal; Hasil degradasi melewati kriteria yang ditetapkan; Kegagalan dalam memenuhi kriteria penerimaan penampilan, komponen fisik dan test fungsional; Kegagalan dalam memenuhi kriteria waktu disolusi; melewati batas pH.

Potensi ketidaktabilan :

Peningkatan/penurunan kadar zat aktif; hasil degradasi yang toksis; modifikasi komponen fungsional, seperti bioavailabilitas; penurunan status mikroba; integritas kemasan dan kualitas label menurun; kehilangan elegansi dan penerimaan kemasan oleh pasien.

Jenis batch :

1.       Primary batch : batch dari bahan/produk obat yang digunakan dalam studi stabilitas formal, dimana data kestabilan yang diperoleh diajukan dalam registrasi aplikasi untuk menetapkan masa pengujian ulang / waktu paruh.

2. Commitment Batch : Batch bahan/produk obat yang sudi stabilitasnya memenuhi syarat persetujuan dalam komitmen yang telah dibuat dalam aplikasi registrasi.

3. Pilot batch : batch dari bahan/produk obat yang dibuat dengan prosedur yang sepenuhnya mewakiti scale batch produksi yang digunakan.

4. Production batch : Batch dari bahan/produk obat yang dibuat pada skala produksi dengan menggunakan fasilitas dan peralatan produksi.

Lingkup kestabilan : kimia, fisika, mikrobiologi, efek terapi, efek toksik

Meminimisasi oksidasi : Oksigen dalam formulasi diganti dengan nitrogen ato karbon dioksida; hindari kontak dengan logam berat; penyimpanan pada temperatur yang sesuai; menambahkan antioksidan dalam sediaan.

Tujuan protokol uji stabilitas : menentukan orde reaksi dengan memplot data stabilitas hingga diperoleh plot linear.

Alasan uji stabilitas : memastikan kesejahteraan pasien; menjaga reputasi; melengkapi syarat regulasi; melengkapi database.

Shelf life : waktu yang dibutuhkan bahan/produk obat untuk tetap memenuhi spesifikasi untuk disimpan dalam pemasaran.

Prinsip uji stabilitas :

1.       Seleksi batch dan sampel

Batch harus sama dengan formulasi yang sama dengan yang diajukan untuk pemasaran.

  • Untuk NCE, data stabilitas minimal pada 3 batch dari produk obat
  • Untuk generik dkk, konvensional dan diketahui bahannya cukup stabil minimal 2 pilot scale batch diterima. Untuk kritikan dosage form diketahui ga stabil, min 3 primary batch, 2 dr 3 batch plg tidak pilot batch, batch ke3 merupakan production batch.

2.       Menentukan kriteria pengujian

3.       Prosedur analitik

4.       Spesifikasi

Yi daftar test yang harus dilakukan berdasarkan prosedur analisis untuk mencapai kriteria yang telah ditetapkan, meliputi kesesuaian fisika, kimia, biologi dan mikrobiologi, komponen pengawet dan tes fungsional. Tablet (penampilan, bau, warna, kadar logam, hasil degradasi, disolusi, kelembaban, kekerasan, keregasan) Kapsul (hard: penampilan, warna, bau, kadar logam, hasil degradasi, disolusi, kelembaban, kandungan mikroba; soft: + pH, kebocoran dan formasi felickel) emulsi (penampilan, bau, warna, kadar logam, hasil degradasi, pH, kekentalan, batas mikroba, kandungan pengawet, ukuran dan distribusi globul), lar.oral dan suspensi (penampilan, bau, warna, kadar logam, hasil degradasi, batas mikroba, ph, kekentalan, pengawet. Suspensi + kemampuan terdispersi lagi, reologi, ukuran dan distribusi partikel)

5.       Kondisi penyimpanan

Sesuai dengan kondisi menunjang stabilitas sediaan dan pemasaran, yaitu uji stabilitas suhu, uji sensitivitas terhadap kelembaban dan kemungkinan hilangnya pelarut. Kondisi penyimpanan harus memberi perlingungan terhadap penyimpanan, pengiriman dan penggunaan sesudahnya. Real time: 300C ±20C / 75% RH ± 5% RH. Accelerated: 400C ± 20C / 75% RH ± 5 % RH.

6.       Waktu pengujian

Jangka panjang: cukup untuk menentukan profil stabilitas, minimal 12 bulan, per 3 bulan di tahun pertama, per 6 bulan di tahun kedua, tiap tahun pada tahun berikutnya hingga batas shelf life. Dipercepat: minimal 3 titik waktu, meliputi titik awal dan akhir pengujian, minimal 6 bulan; kondisi intermediet:dilakukan jika uji dipercepat menghasilkan perubahan signifikan. Minimal 4 titik selama 12 bulan.

7.       Frekuensi pengujian

8.       Jumlah batch

9.       Pengemasan

10.    Evaluasi

Protokol Uji stabilitas untuk tablet obat generik

1. Tujuan

Menentukan waktu paruh; mengetahui kualitas, keamanan dan kemanjuran; mendapatkan kepastian stabilitas.

2. Rancangan uji stabilitas

1) Pemilihan batch

2) Sistem pelindung isi obat

3) Parameter uji stabilitas obat

4) Frekuensi pengujian

5) Kondisi penyimpanan

6) Stability commitment

7) Evaluasi

8) Satement/labelling

Panduan Uji Stabilitas : ICH, WHO, ASEAN. FDA

Kondisi Penyimpanan Q1A :

Jangka Panjang (250C ± 20C / 60% RH ± 5% selama 12 bulan) Dipercepat (400C ± 20C / 75% RH ± 5% selama 6 bulan) Kriteria bahan aktif (kondisi antara 300C ± 20C / 60% RH ± 5%) Kriteria sediaan (kondisi antara 300C ± 20C / 60% RH ± 5%)

Q1B (photostability testing)

Sumber cahaya Q1B : lampu fluorosensi D65 (outdoor daylight) / ID63 (indoor daylight), xenon dengan filter glass 320 nm; expose thd k2 lampu : lampu fluorosensi putih dan fluorosensi uv dekat dari 320-400 nm, energi maks 350-370 nm dan output ~ 320-360 nm dan pada 360-400 nm.

Bahan aktif : 2 fase, yaitu degradasi stress dan uji konfirmasi.

Sediaan : produk diekspose penuh, produk dalam kemasan primer, produk dalam kemasan dipasarkan.

Menurut WHO : Q1A ga sesuai karena Cuma buat obat baru danga universal ga berdasarkan zona iklim.

Pengujian tanpa pengaruh cahaya : zat diekspose 30 hari pada 500C / 100% RH, klo ga ada degradasi, tambah 3-7 hari pada 700C.

Produksi global sesuai zona iklim IV. Uji dipercepat 400C ± 20C / 75% RH ± 5 % selama 6 bulan atau 3 bulan pada 450C-500C / 75% RH. Uji stabilitas sediaan cair 300C ± 20C / 60% RH ± 5%, jika terjadi perubahan harus dilampirkan dalam aplikasi

Pengujian dilakukan min 3 batch kecuali bahan aktif uda diketahui stabil.

Usia 24 bulan diusulkan bila : bahan aktif stabil (tdk tjd perubahan bermakna selama studi stabilitas terkendali), formulasi mirip kyk yg uda disetujui untuk usia guna 24 bulan, sudah >2 periode data waktu untuk registrasi, uji stabilitas real time tetap dilakukan sampai batas shelf life.

Rancangan uji stabilitas :

  • Tipe, ukuran dan jumlah batch

3 batch,❤ untuk sediaan yg uda tau stabil

  • Tipe, jenis dan sumber kemasan

Sesuai dengan produk yg akan dipasarkan

  • Orientasi penyimpanan

Sampel tegak lurus & ad yg dsimpa terbalik untuk interaksi kemasan-penutup

  • Titik waktu pengujian

Real time : tiap 3 bulan tahun pertama, per 6 bulan tahun ke2, tiap tahun berikutny smpe batas shelf life. Dipercepat : FDA 0 2 4 6 bulan WHO 0,1,2,3 bulan & 6 bulan kalo ga sesuai ICH & IMP boleh lbh sedikit pngujian.

  • Rancangan pengambilan sampel

2 kontener mewakili keseluruhan diambil secara acak

  • Kondisi penyimpanan
  • Parameter pengujian

Penentuan kadar, sifat organoleptik, sifat fisika kima biologi/mikrobiologi.

  • Kriteria penerimaan

 

tablet X 1 strip berisi 10 tablet dan 1 dus berisi 10 strip. Jumlah minimal untuk uji : 0 penampilan 10 kandungan air 6 disintegrasi 6 disolusi 10 content & impurity 10 kekerasan 50 keregasan. Total 92 ≈ 100.

  • Accelerated testing : 4 kali uji -> 4.100 = 400 = 4 box
  • Real time : 9 kali uji -> 9.100 = 900 = 9 box

Bracketing Design : 3 variasi volume dengan 3 variasi kemasan. Cukup diuji pada daerah ekstrim, kalo hasil pengujian variasi kemasan ga mempengaruhi stabilitas, maka pengujian variasi volume cukup pd daerah ektrim (vol <<< dan vol >>>)

Matrixing : dilakukan pada semua kombinasi namun dipilih pada titik-titik tertentu (ga di setiap waktu). Meskipun ga lengkap data semua batch pd setiap waktu tapi tiap kombinasi ada data stabilitasnya.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s